Gapura, 13 Juli 2026 – Penyuluh Agama Kecamatan Gapura menggelar dialog bersama Pemerintah Desa Banjar Timur dan Banjar Barat sebagai upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik bernuansa agama di tengah masyarakat.
Dalam dialog tersebut, penyuluh menekankan pentingnya mengenali gejala konflik sejak dini agar tidak berkembang menjadi ketegangan sosial. Agama diharapkan menjadi pedoman hidup yang menghadirkan nilai toleransi, persaudaraan, dan kedamaian.
Melalui sinergi Tim Early Warning System (EWS) dan pemerintah desa, berbagai persoalan yang berpotensi memicu konflik dapat diantisipasi melalui komunikasi, koordinasi, dan pendekatan persuasif.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Gapura, sehingga kerukunan antarwarga tetap terpelihara dan suasana damai terus terwujud.
Kontributor: Marzuki