blog

Kab. Sumenep (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, secara resmi membuka kegiatan Digital Bootcamp DIGISWAS Sumenep 2026 bertajuk Digitalisasi Kompetensi Pengawas Madrasah: Membangun Pengawas Adaptif melalui Optimalisasi Platform Digital Kepengawasan yang diselenggarakan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Sumenep, Senin (27/07), di Aula Al Ikhlas. Kegiatan yang diikuti seluruh pengawas madrasah se-Kabupaten Sumenep ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi pengawas agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus mengoptimalkan platform digital sebagai instrumen pembinaan, pemantauan, dan evaluasi mutu pendidikan madrasah secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus direspons oleh seluruh pengawas madrasah. Menurutnya, pengawas dituntut menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan layanan kepengawasan yang profesional, akuntabel, dan berbasis teknologi. "Pengawas madrasah harus terus meningkatkan kompetensi digital agar pembinaan kepada satuan pendidikan semakin berkualitas, cepat, dan tepat sasaran. Jadikan teknologi sebagai sarana memperkuat kolaborasi, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta mendorong lahirnya madrasah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing," pesan Abdul Wasid seraya berharap DIGISWAS Sumenep 2026 menjadi momentum percepatan transformasi digital kepengawasan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.(Ss)