blog

Sumenep, 26 Agustus 2026 – Pembelajaran di madrasah kini tak cukup hanya mengandalkan papan tulis dan buku. Guru dituntut semakin kreatif memanfaatkan teknologi agar materi pelajaran lebih menarik bagi siswa. Semangat itulah yang mendorong tenaga pendidik dan karyawan MIN 1 Sumenep mengikuti pelatihan digitalisasi, Rabu (26/8/2026).

Pelatihan menghadirkan, Ali Wafa, sebagai narasumber dengan materi utama pembuatan video pembelajaran berbasis artificial intelligence (AI). Para peserta diajak mempraktikkan langsung cara mengubah materi pelajaran menjadi konten visual yang lebih interaktif. Ali Wafa menekankan bahwa pembuatan video animasi tidak sesulit yang dibayangkan jika dilakukan dengan alur dan tools yang tepat.

Dalam praktiknya, peserta memanfaatkan tiga tahapan utama. Pertama, menyusun naskah sekaligus prompt menggunakan ChatGPT. Kedua, memvisualisasikan materi melalui Google Flow untuk menghasilkan sejumlah klip animasi pendek. Ketiga, menyatukan klip menggunakan aplikasi penyuntingan seperti CapCut atau Camtasia, lengkap dengan transisi agar video lebih nyaman ditonton.

Ali Wafa mengatakan, pemanfaatan video berbasis AI dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan. “Kehadiran video pembelajaran berbasis AI sangat berguna untuk membuat kegiatan belajar mengajar lebih interaktif dan menarik. Pendekatan visual yang dinamis juga efektif untuk pemberian tugas-tugas daring kepada siswa,” jelasnya. Melalui pelatihan tersebut, MIN 1 Sumenep berharap guru semakin siap menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kontributor: Risqi