Saronggi, 20 Juli 2026 – Menjaga kerukunan dalam kehidupan bertetangga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saronggi, Abdurrahman, saat memberikan pembinaan kepada kelompok binaannya, Majelis Barisan Muda Desa Saronggi, Sabtu (19/7).
Dalam pembinaannya, Abdurrahman mengajak jamaah membiasakan perilaku sederhana yang mampu mempererat hubungan antarwarga. Menurutnya, kebiasaan memberi salam, tersenyum saat berpapasan, serta saling berbagi rezeki merupakan amalan yang dapat menumbuhkan rasa persaudaraan di tengah masyarakat. "Biasakan memberi salam atau tersenyum ketika bertemu dengan tetangga. Ketika memperoleh rezeki, tidak ada salahnya berbagi makanan, oleh-oleh, atau sekadar kue sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat tali silaturahmi," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah, dengan kepala dingin dan penuh kesantunan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menghindari kebiasaan bergosip maupun menyebarkan aib orang lain karena dapat merusak hubungan sosial. "Keharmonisan lingkungan akan terjaga apabila setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan saling menghormati, bukan dengan memperbesar masalah atau menyebarkan keburukan orang lain," tambahnya.
Kegiatan pembinaan keagamaan di Majelis Barisan Muda Desa Saronggi dilaksanakan secara rutin setiap pekan secara bergiliran di rumah-rumah jamaah. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkokoh kebersamaan demi terwujudnya lingkungan yang damai, rukun, dan penuh keberkahan.
Kontributor: Abdurrahman