blog

Sumenep, 20 April 2026 - Tim penjamin mutu akreditasi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ihsan terus mempersiapkan diri menghadapi visitasi akreditasi dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bersama pembina dari Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Fathor Arifin, pada Senin (20/04). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MTs Miftahul Ihsan, Suhri Zaini, yang menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam memenuhi standar nasional pendidikan.

Dalam sambutannya, Suhri menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan menjadi tolok ukur peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen dan prosedur teknis harus dipersiapkan secara matang agar proses visitasi dapat berjalan lancar dan menghasilkan penilaian terbaik.

Sementara itu, Fathor Arifin menjelaskan bahwa sistem akreditasi saat ini mengacu pada Permendikbudristek Nomor 38 Tahun 2023 dan Kepmendikbudristek Nomor 246/O/2024 yang menitikberatkan pada evaluasi kinerja. Ia menguraikan empat komponen utama yang menjadi fokus penilaian, yakni kinerja pendidik dalam pembelajaran, kepemimpinan kepala satuan pendidikan, iklim lingkungan belajar, serta hasil belajar peserta didik. Selain itu, ia juga memberikan tips teknis dan simulasi menghadapi pertanyaan asesor.

Kegiatan yang diikuti oleh tim penjamin mutu, guru, dan staf madrasah ini berlangsung dengan antusias. Para peserta mengapresiasi bimbingan yang diberikan karena dinilai sangat membantu dalam memahami mekanisme akreditasi. Melalui bimtek ini, MTs Miftahul Ihsan optimistis dapat meraih predikat akreditasi terbaik serta terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.