blog

Kab. Sumenep (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Dakwah bertema "Personal Branding untuk Dai Mengemas Pesan Dakwah yang Relevan bagi Generasi Z" yang diselenggarakan oleh Komisi Pendidikan, Kaderisasi, dan Pengkajian MUI Kabupaten Sumenep, Kamis (02/07), di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota MUI tingkat kecamatan, seluruh Penyuluh Agama Islam, serta tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat kapasitas para dai dan mubalig dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital. Dalam materinya, Abdul Wasid menekankan pentingnya membangun personal branding seorang dai atau mubalig yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga mampu menampilkan keteladanan, integritas, serta komunikasi yang santun dan mudah diterima oleh berbagai kalangan, khususnya Generasi Z.

Menurut Abdul Wasid, dakwah pada era digital membutuhkan pendekatan yang kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan menyejukkan. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga akhlak, serta membangun citra positif sebagai tokoh agama yang dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab persoalan umat sesuai perkembangan zaman. "Mari kita hadir sebagai dai yang menginspirasi, bukan hanya melalui mimbar, tetapi juga melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari dan ruang digital. Bangun personal branding yang mencerminkan keilmuan, keikhlasan, serta kepedulian kepada umat, sehingga pesan-pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh Generasi Z dan mampu menjadi cahaya yang membawa kedamaian serta memperkuat persatuan masyarakat," pesan Abdul Wasid.(Ss)

Top of Form