Kab. Sumenep.(Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, membuka sekaligus memberikan pembinaan dalam kegiatan Penguatan Kepala Madrasah jenjang RA, MI, MTs, dan MA se-Kecamatan Gapura, Rabu (09/09). Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Gapura tersebut diikuti oleh para kepala madrasah dari seluruh jenjang sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, profesionalisme, serta kualitas tata kelola madrasah. Dalam arahannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kementerian Agama. Karena itu, ia meminta seluruh kepala madrasah membangun budaya kerja yang berintegritas, disiplin, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik. “Zona Integritas tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku dan budaya kerja sehari-hari. Kepala madrasah harus menjadi teladan dalam membangun integritas, memberikan pelayanan yang bersih dan profesional, serta memastikan seluruh tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Abdul Wasid berharap penguatan tersebut mampu mendorong seluruh kepala madrasah untuk semakin konsisten menghadirkan tata kelola pendidikan yang bersih, mudah, transparan, dan berdampak bagi masyarakat. Ia juga mengajak para kepala madrasah menjadikan pembangunan ZI sebagai gerakan bersama dengan memperkuat komitmen, mencegah praktik yang dapat merusak integritas, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Abdul Wasid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengawas madrasah dari jenjang RA, MI, MTs, dan MA yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan penguatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pengawas dan kepala madrasah merupakan kekuatan penting dalam memastikan nilai-nilai integritas benar-benar tumbuh dan menjadi budaya kerja di madrasah. “Saya mengapresiasi para pengawas yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga sinergi ini terus diperkuat sehingga kepala madrasah benar-benar menjadi motor penggerak madrasah sekaligus pendukung utama terwujudnya Zona Integritas di Kementerian Agama,” harapnya.(Ss)