Kab. Sumenep (Inmas) Komitmen menghadirkan kepedulian sosial terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Pada Selasa (21/07), bertempat di Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, dilaksanakan penyerahan bantuan program bedah rumah tidak layak huni kepada salah seorang warga dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta. Program tersebut merupakan hasil sinergi Kementerian Agama Kabupaten Sumenep bersama BAZNAS, BMH, LMI, LAZISNU, dan LAZISMU sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep diwakili Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) Sahnawi. Hadir pula Ketua BAZNAS, Camat Ambunten, Kepala KUA Ambunten Moh. Afif, serta seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung terlaksananya program kemanusiaan tersebut. Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh seluruh tamu undangan sebagai simbol dimulainya proses perbaikan rumah agar menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kolaborasi berbagai lembaga zakat dan pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial mampu menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan. "Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergandengan tangan dalam program bedah rumah ini. Semoga kolaborasi antara Kemenag, BAZNAS, BMH, LMI, LAZISNU, dan LAZISMU terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Inilah wajah pelayanan Kementerian Agama yang tidak hanya membangun kehidupan spiritual, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat," ungkap Abdul Wasid.(Ss)