Sumenep, 17 April 2026 – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas terus digalakkan di Kabupaten Sumenep. Pada Rabu (16/4), Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep bersama Tim Puskesmas Pandian menggelar pembinaan intensif di MTsN 1 Sumenep yang dimulai pukul 08.00 WIB dengan fokus pada penguatan Kader Kesehatan Remaja (KKR) dan evaluasi sanitasi madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk pemahaman tentang keamanan pangan dan bahaya zat “5P” pada makanan, yakni pengawet, pewarna, pemanis buatan, penyedap berlebih, serta pengenyal berbahaya. Tim pembina menegaskan bahwa pengetahuan ini penting agar siswa lebih selektif dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Selain penyampaian materi, tim juga melakukan inspeksi lapangan meliputi kantin, toilet, tempat pembuangan sampah, dan ruang UKS guna memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kebersihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi sekaligus pembinaan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.
Pembina KKR sekaligus Koordinator UKS MTsN 1 Sumenep, Desriyani, menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan membentuk karakter siswa yang peduli kesehatan. Ia berharap KKR mampu menjadi motor penggerak di lingkungan madrasah maupun di rumah, sehingga kesadaran hidup sehat semakin meningkat dan MTsN 1 Sumenep dapat terus mempertahankan predikat sekolah sehat.
Kontributor: Wahidah Nurqadri Hidayati