Kab.Sumenep (Humas) — MTsN 1 Sumenep terus mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada pengalaman nyata peserta didik. Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan empat kelas unggulan ke UMKM daun kelor CV Nurul Jannah, Bluto, Kamis (10/09). Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengamati secara langsung proses pengolahan daun kelor menjadi berbagai produk, di antaranya stik kelor, kapsul kelor, dan mi kelor. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menghubungkan materi pembelajaran dengan praktik di lapangan, sekaligus mengenal potensi pertanian dan kewirausahaan lokal. Pendekatan pembelajaran kontekstual sejalan dengan arah pengembangan kurikulum madrasah yang menekankan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik dan lingkungan .
Kepala MTsN 1 Sumenep, Akh. Mufris, berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan siswa, menumbuhkan kreativitas, kemandirian, jiwa kewirausahaan, serta kepedulian terhadap potensi ekonomi yang ada di lingkungan sekitar. Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid mengapresiasi langkah MTsN 1 Sumenep yang menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Menurutnya, pembelajaran semacam ini tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan integritas sejak dini. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) Kemenag Sumenep, karena budaya integritas perlu tumbuh tidak hanya dalam tata kelola dan pelayanan, tetapi juga melalui proses pendidikan yang membentuk generasi berkarakter, mandiri, dan berintegritas. Pembangunan ZI sendiri diarahkan untuk memperkuat budaya kerja yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.(Ss)