Kab. Sumenep (Humas) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada hari Selasa (08/09) di MAN Sumenep, berlangsung dengan penuh antusias, diikuti sebanyak 300 peserta didik, terdiri dari 98 siswa Matematika Terpadu, 104 siswa IPA Terpadu, dan 98 siswa IPS Terpadu. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep KH Abdul Wasid, M.Pd.I., melalui Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Edy Hariyanto, turut memantau pelaksanaan kegiatan tersebut guna memastikan kompetisi berjalan tertib, objektif dan sesuai ketentuan. Abdul Wasid menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, madrasah dan panitia yang telah berpartisipasi menyukseskan OMI. Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam ajang kompetisi merupakan bukti nyata semangat madrasah dalam mengembangkan potensi akademik sekaligus membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas.
Senada dengan hal tersebut, Edy Hariyanto berharap seluruh peserta dapat mengikuti OMI dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Ia memotivasi para siswa untuk menjadikan kompetisi bukan semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan, tetapi sebagai sarana belajar, mengasah kemampuan dan membangun mental berprestasi. “Kami berharap seluruh peserta memberikan kemampuan terbaik. Bagi yang belum berkesempatan mengikuti OMI, jangan berkecil hati. Persiapkan diri mulai sekarang karena kesempatan untuk berprestasi selalu terbuka,” pesannya. Ia menegaskan, semangat berkompetisi secara sehat, jujur dan bertanggung jawab merupakan nilai penting dalam mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kemenag. “Prestasi harus berjalan seiring dengan integritas. Dari madrasah kita membangun generasi yang unggul, jujur dan berkarakter, sehingga semangat Zona Integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh dalam sikap dan perilaku peserta didik,” pungkasnya.(Ss)