blog

Gapura, 10 September 2026 - KUA Gapura memberikan Pendidikan Calon Pengantin kepada Achmad Nurfaisal Rahmadi Batudinding bersama calon istrinya, Mela Septi Rofika dari Desa Gapura Barat. Pembinaan tersebut menekankan pentingnya kesiapan mental, komunikasi, kejujuran, dan kemampuan menerima pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Penyuluh Agama Islam KUA Gapura, Marzuki dan Susiyanto, membekali calon pengantin dengan pemahaman tentang dinamika kehidupan setelah menikah. Mereka mengingatkan pasangan agar tidak menjadikan media sosial sebagai ukuran kebahagiaan rumah tangga serta tidak membandingkan kehidupan keluarga dengan apa yang ditampilkan orang lain.

Marzuki menyampaikan bahwa pernikahan tidak cukup dibangun dengan melihat sisi indah kehidupan pasangan. “Pernikahan bukan tentang konten romantis setiap hari, melainkan tentang menerima kekurangan pasangan di dunia nyata,” ujarnya. Sementara Susiyanto menekankan bahwa komunikasi terbuka dan kejujuran menjadi kunci menjaga hubungan tetap kuat.

KUA Gapura berharap Pendidikan Calon Pengantin menjadi bekal nyata bagi pasangan untuk menghadapi berbagai persoalan rumah tangga. Dengan membangun komunikasi, menurunkan ego, dan menempatkan diri sebagai satu tim, calon pengantin diharapkan mampu menjaga dan merawat keluarga secara bersama-sama.

Kontributor: Marzuki