Bluto, 14 September 2026 - Penyuluh Agama KUA Bluto, Rofiqi, menekankan pentingnya pola asuh anak secara khusus di era digital. Hal itu disampaikannya dalam penyuluhan di Balai Desa Palongan yang diikuti ibu-ibu Dusun Ares Barat, Desa Palongan.
Dalam paparannya, Rofiqi menjelaskan bahwa karakter anak di era digital memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan generasi sebelum era digital. Anak kini lebih rentan mengalami fear of missing out (FOMO), burnout, hingga merasa kesepian sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan yang lebih intensif dari orang tua.
“Mengasuh anak di era digital butuh perhatian khusus karena era digital sangat berpengaruh pada karakter dan watak anak hari ini. Ada karakter-karakter anak yang berbeda dari karakter anak sebelum era digital, seperti mudah FOMO, burnout, merasa kesepian, sehingga mereka butuh perhatian khusus,” ujar Rofiqi. Ia menambahkan, orang tua, khususnya ibu, perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dengan membangun komunikasi hangat, pendampingan emosional, dan rasa aman dalam keluarga.
Penyuluhan tersebut mendapat perhatian antusias dari peserta. Melalui kegiatan itu, para ibu diharapkan semakin memahami pola asuh yang adaptif di tengah perkembangan teknologi sehingga mampu mendampingi anak tumbuh dengan karakter kuat sekaligus terlindungi dari dampak negatif era digital.
Kontributor: Rofiqi