blog

Kab. Sumenep (Inmas) — Kepala KUA Kecamatan Masalembu, Mohammad Halili, terus mendorong penguatan peran Penyuluh Agama Islam melalui inovasi SULING (Subuh Keliling). Kegiatan yang digelar di Masjid Nurus Syuhadah, Dusun Sukajeruk, Rabu (08/07), diawali dengan shalat tahajud, dilanjutkan shalat subuh berjamaah, kemudian pembinaan dan penguatan dakwah kepada para penyuluh agama. Dalam arahannya, Halili menegaskan bahwa penyuluh agama harus mampu menghadirkan dakwah yang membumi, solutif, dan menjawab kebutuhan umat. Selain itu, penyuluh juga dituntut menjadi teladan dalam akhlak, disiplin, serta konsisten membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang berkesinambungan. Menurutnya, SULING menjadi media untuk menghidupkan masjid pada waktu subuh sekaligus memperkuat sinergi penyuluh agama dalam memberikan layanan keagamaan yang lebih nyata dan menyentuh masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi inovasi yang diinisiasi KUA Masalembu tersebut. Ia menilai SULING merupakan praktik baik yang selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya pada penguatan layanan keagamaan yang berdampak. "Program seperti ini menjadi bukti bahwa inovasi tidak harus lahir dari wilayah perkotaan. Dari kepulauan pun dapat tumbuh gerakan yang memberi manfaat luas bagi umat. Saya berharap SULING terus dikembangkan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi KUA lainnya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang semakin dekat, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Abdul Wasid.(Ss)

Top of Form