Kab. Sumenep (Humas) — Perjuangan pengawas madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sumenep dalam memberikan pendampingan peningkatan mutu pendidikan patut mendapat apresiasi. Kamis (03/09), tiga pengawas madrasah, Mohammad Yono, Meike Wijaya, dan Lindawati, melaksanakan pendampingan ke sejumlah madrasah sasaran akreditasi 2026 di Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting. Mohammad Yono mendampingi MI Tarbiyatul Islam, Meike Wijaya ke MI Assalam, sedangkan Lindawati melakukan pendampingan di Nurul Hikmah. Untuk sampai ke lokasi, mereka harus menempuh perjalanan laut dan menerjang ombak demi menjalankan tugas dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi madrasah di wilayah kepulauan. “Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan madrasah, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, tetap mendapatkan pendampingan dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ungkap Mohammad Yono kepada Humas.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep, Edy Hariyanto, menyampaikan kebanggaannya atas dedikasi ketiga pengawas tersebut. Menurutnya, semangat mereka merupakan cerminan ASN berintegritas yang tidak menjadikan jarak, medan, maupun tantangan sebagai alasan untuk mengabaikan tugas dan tanggung jawab. “Inilah semangat Zona Integritas yang sedang kita bangun. Integritas bukan hanya diwujudkan melalui administrasi, tetapi juga melalui kesungguhan hadir memberikan pelayanan terbaik dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya. Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid. Ia menilai ketiga pengawas tersebut telah memberikan contoh nyata tentang bagaimana ASN menjalankan tupoksi dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan keikhlasan. “Apa yang dilakukan para pengawas ini hendaknya menjadi teladan bagi seluruh ASN Kemenag Sumenep. Mari kita bangun ZI dengan bekerja sungguh-sungguh, memberikan layanan tanpa membedakan wilayah, serta memastikan setiap tugas yang kita emban benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya. Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh pada seluruh ASN sehingga pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kinerja nyata, pelayanan yang bersih, mudah, dan berdampak.(Ss)